Eksplorasi Identitas dan Persepsi dalam Pameran (Un)certain Behavior oleh Eko Bintang
Srisasanti Gallery dengan bangga mempersembahkan (Un)certain Behavior – Tingkah Laku (Tak) Menentu, pameran tunggal perdana Eko Bintang bersama galeri yang berlokasi di Tirtodipuran Link Building A, Yogyakarta. Pameran ini mengeksplorasi perubahan identitas yang tak terduga serta pengaruh persepsi terhadap perubahan tersebut melalui sebelas lukisan akrilik di atas linen, enam gambar, dan sebuah patung dari air-dry clay yang menjadi pendekatan baru dalam praktik Eko.
Sebagai seorang seniman, karya-karya Eko Bintang menyimpan kenangan yang hilang dan ditemukan, yang mengaitkan perasaan nostalgia dengan introspeksi yang mendalam. Dengan mengeksplorasi dinamika interpersonal dan ketidaknyamanan terhadap norma sosial yang melekat, ia mendesak kita untuk mempertanyakan kepatuhan terhadap situasi yang tidak memuaskan. Praktiknya menyelidiki perjuangan dan kekurangan yang sering diabaikan dalam berhubungan dengan orang lain dan cara-cara di mana ekspektasi sosial membentuk dan membatasi identitas pribadi. Tokoh-tokoh dalam karya-karya Eko muncul dari penyelidikan reflektif tentang bagaimana persepsi kita sering memaksakan identitas yang telah ditentukan sebelumnya kepada orang lain.
Dalam pameran tunggal kali ini, judul (Un)certain Behavior mendefinisikan paradoks identitas diri dengan menyisipkan awalan “Un” dalam tanda kurung, menyoroti ketegangan antara kepastian dan ketidakpastian. Ketegangan antara kepastian dan ketidakpastian ini mencerminkan sudut pandang kontemplatif Eko terhadap identitas diri sebagai proses yang terus berkembang, dipengaruhi oleh pengaruh internal maupun eksternal—perilaku dan penampilan. Karya-karya dalam (Un)certain Behavior berakar pada empat tema besar. Dalam tema pertama, Eko mengeksplorasi bagaimana penampilan dan atribut eksternal, seperti kostum, membentuk cara identitas dipersepsikan. Pada tema kedua, anggota tubuh seperti tangan dan kaki menjadi elemen utama dalam komposisinya. Tema ketiga melanjutkan eksplorasi sebelumnya dengan sudut pandang yang sedikit lebih optimis, menunjukkan bagaimana kekurangan kita terkadang dapat membuka peluang tak terduga. Pada tema terakhir, Eko memperlihatkan bagaimana perubahan kecil dapat memecah satu identitas menjadi berbagai persona.
(Un)certain Behavior dibuka untuk umum hingga 9 Februari 2025 di Srisasanti Gallery. Jam operasional pameran adalah Selasa hingga Jumat pukul 12.00 hingga 19.00 WIB dan Sabtu serta Minggu pukul 12.00 hingga 20.00 WIB.