OFFF Barcelona 2025: Laboratorium Terbuka bagi Insan Desain
Edisi peringatan 25 tahun OFFF Barcelona yang digelar di Disseny Hub Barcelona pada 8 hingga 10 Mei 2025 resmi berakhir. Selama tiga hari penuh, ruang di jantung distrik desain Barcelona itu menjadi tempat berkumpulnya para praktisi, pemikir, dan pelaku industri kreatif dari berbagai penjuru dunia. Di edisi ke-25 ini, OFFF mengundang 70 pembicara dari berbagai latar belakang, mulai dari ilustrator, desainer grafis, seniman digital, kreator AI, hingga sutradara dan studio branding berskala global. Lebih dari empat ribu pengunjung hadir setiap hari di Disseny Hub Barcelona, dan lebih dari enam ribu peserta terlibat dalam program “OFFF a la Ciutat”, menjadikan edisi ini sebagai yang paling ambisius dan berdampak sepanjang sejarah OFFF.
Kehadiran nama-nama seperti DixonBaxi, Territory Studio, Marshmallow Laser Feast, Anna Ginsburg, FIELD, dan Brosmind menunjukkan komitmen festival untuk tetap menyajikan konten yang relevan dan mencerminkan lanskap visual kontemporer. Selain menampilkan karya-karya desain, OFFF juga memperlihatkan cara kerja, pendekatan, dan eksplorasi masing-masing pembicara dalam menghadapi tantangan industri yang terus berubah.
DixonBaxi, misalnya, membuka festival dengan pemutaran video khusus untuk perayaan 25 tahun OFFF. Agensi asal London ini dikenal atas pendekatan branding mereka yang kuat dan bersahaja, serta keterlibatan mereka dalam proyek-proyek media internasional seperti CW dan Hulu. Sementara itu, Territory Studio membawa penonton menelusuri rangkaian proyek mereka di dunia film, termasuk Blade Runner 2049 dan Avengers: Endgame, dalam presentasi yang membongkar detail proses produksi dan desain grafis bergerak.
Dalam jalur yang lebih eksperimental, kolektif seniman Marshmallow Laser Feast mengajak peserta masuk ke pengalaman lintas disiplin yang menyatukan sains, seni, dan teknologi. Studio FIELD juga menampilkan proyek-proyek yang berada di persimpangan seni generatif dan desain konseptual, sementara Domestic Data Streamers memaparkan cara mereka menggunakan data dan narasi dalam karya instalatif dan edukatif.
Salah satu sesi yang banyak dibicarakan adalah panel diskusi bersama Boldtron, Ines Alpha, Paul Trillo, dan Niceaunties. Keempat seniman yang aktif menggunakan AI dalam karya mereka berbagi pendekatan yang berbeda terhadap penggunaan teknologi, baik dalam penciptaan karakter, ruang virtual, maupun animasi berbasis data. Diskusi ini difasilitasi oleh Creative Review dan berlangsung dengan cukup intens, mengangkat isu seputar batas orisinalitas, kontrol atas mesin, serta tantangan etika dalam produksi karya berbasis AI.
Di luar program utama, OFFF juga memberikan ruang besar untuk eksperimen dan pengembangan profesional. Sejumlah perusahaan seperti Adobe, Procreate, Maxon, dan Houdini membuka sesi demo langsung dan lokakarya yang bersifat teknis. Kehadiran mereka mempertegas OFFF sebagai ajang yang tidak hanya memberi inspirasi, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan baru. Di sisi lain, institusi pendidikan desain dari Barcelona dan sekitarnya turut hadir melalui platform NXT yang memberi panggung kepada mahasiswa dari 12 sekolah untuk mempresentasikan proyek akhir mereka di depan publik internasional.
Pada edisi tahun ini, OFFF menandai peluncuran identitas visual barunya. Rebranding ini dikerjakan oleh COLLINS, studio transformasi asal San Francisco dan New York. Identitas baru tersebut dirancang untuk mencerminkan OFFF sebagai pusat gravitasi yang mampu menarik berbagai spektrum praktik kreatif. Logo, tipografi, dan sistem visualnya memadukan kesan dewasa dengan semangat yang masih bergolak. COLLINS sendiri bukan nama baru di dunia desain global. Dengan portofolio mencakup proyek bersama Spotify, Coca-Cola, Microsoft, hingga San Francisco Symphony, COLLINS juga pernah meraih penghargaan Agency of the Year dari D&AD.
OFFF 2025 juga memperluas cakupannya dengan menyelenggarakan sejumlah kegiatan publik di luar venue utama. Program bertajuk “OFFF a la ciutat” atau “OFFF for the City” membuka akses bagi masyarakat umum untuk menikmati sebagian dari atmosfer festival tanpa memerlukan tiket masuk. Area sekitar Disseny Hub diaktifkan melalui berbagai inisiatif, termasuk pasar desain La Plaça yang menampilkan karya desainer lokal dan internasional.
Salah satu fitur terbaru adalah “The Screen,” sebuah instalasi proyeksi raksasa di fasad Disseny Hub yang menampilkan karya-karya terkurasi hasil open-call dari komunitas OFFF. Setiap malam, penayangan ditutup dengan acara publik bergaya afterparty, menyatukan teknologi visual dan musik dalam satu pengalaman imersif. Kurasi visual untuk layar raksasa ini ditangani oleh sutradara dan desainer pengalaman Nathalie van Sasse van Ysselt.
Dengan rentang program yang luas, OFFF tidak kehilangan fokusnya. Tema besar yang ditawarkan tahun ini tetap bersandar pada semangat eksplorasi, kolaborasi lintas disiplin, dan semangat untuk menggali ulang batas-batas ekspresi visual. Ini tercermin pula dari kehadiran figur-figur seperti Marina Willer dan Samar Maakaroun dari Pentagram London, yang membawa sudut pandang konseptual terhadap desain identitas dan peran visual dalam komunikasi sosial. Karya mereka memperlihatkan betapa kuatnya gagasan bisa membentuk persepsi visual tanpa harus kehilangan kekuatan naratif.
OFFF adalah laboratorium terbuka yang mempertemukan individu-individu kreatif yang berani mencoba dan tidak takut mengambil jalan memutar dalam praktik kreatif mereka. Ia berperan sebagai simpul, tempat di mana ide-ide yang tampaknya tidak berhubungan bertemu, berbenturan, dan saling memperkaya.