Grids and Hiccups: Dialog Visual Ratta Bill dan Nadine Hanisya

Grids and Hiccups, pameran kolaboratif dari duo kreatif di balik Tiny Studio, Nadine Hanisya dan Ratta Bill, resmi dibuka di Sunset Limited, Grand Wijaya Center, Jakarta Selatan, pada 20 Februari 2025. Dikurasi oleh Jordan Marzuki, pameran ini menampilkan berbagai bentuk karya yang merefleksikan keharmonisan estetika antara dua praktik yang berbeda—layaknya dialog yang berseberangan antara dua orang. Struktur dan spontanitas—seperti yang dituliskan oleh Jordan pada teks kuratorial—berbaur dan menyatu. Pertarungan ego dalam praktik artistik pun menjadi kesatuan di ruang pamer yang utuh.

zoom-1

Dibentuk melalui interaksi di Tiny Studio, karya-karya dalam pameran ini merangkum dinamika kerja kreatif Ratta dan Nadine yang eksploratif dan tidak konvensional. Pameran ini tidak hanya mempertanyakan sistem yang membentuk praktik desain grafis, tetapi juga menyoroti bagaimana ego dapat berfungsi sebagai elemen kreatif yang konstruktif. Dalam teks kuratorial, Jordan Marzuki menyoroti praktik kedua seniman yang berbeda. “Ratta Bill, seorang desainer grafis yang pendekatannya berakar pada sistem terstruktur, dan di sisi lain, Nadine Hanisya, seniman rupa yang lebih spontan, mengeksplorasi tema politik dan gender melalui lukisan, patung, serta fotografi.” Ketika kedua pendekatan artistik ini bertemu, Jordan mencatat bahwa karya yang dilahirkan menantang desain grafis sebagai komoditas, bentuk konformitas, serta sistem institusional yang secara sistematis otoriter. Hal itu tergambar dari bagaimana baik Nadine maupun Ratta mengolah elemen-elemen desain—tata letak, tipografi, tekstur—menjadi kemungkinan-kemungkinan visual yang tak terbatas.

zoom-2

Dalam karya-karyanya, Ratta Bill yang terbiasa dengan pendekatan sistemis dalam desain grafis membawa eksplorasi desain cetak dengan isu kritis. Permainan tipografi yang ditampilkan memantik pertanyaan dan membuka kesempatan baginya untuk menantang tata letak. Di lain sisi, Nadine Hanisya menghadirkan ruang yang lebih intim dan ekspresif melalui lukisan dan instalasi objek temuan dengan kisah yang imajinatif dan berlandasan pada memori. Saat dipresentasikan pada satu tembok besar, praktik-praktik yang bertabrakan ini membangun pengalaman visual yang tak terduga. 

Pameran Grids and Hiccups akan berlangsung hingga 2 Maret 2025 dan terbuka untuk publik. Bagi yang ingin melihat bagaimana dua pendekatan berbeda dapat berbenturan dan berdialog dalam satu ruang, pameran ini menawarkan eksplorasi yang menarik dalam memahami batas-batas antara desain dan seni.

gallery-1
gallery-2
gallery-3
gallery-4
gallery-5
gallery-6
gallery-7
gallery-8
About the Author

Alessandra Langit

Alessandra Langit is a writer with diverse media experience. She loves exploring the quirks of girlhood through her visual art and reposting Kafka’s diary entries at night.