Sepak! #01: Nostalgia dan Perkenalan Sepak Bola 90-an

Dalam sejarah panjang perkembangan sepak bola dunia, tampaknya periode 90-an akan selalu punya tempat tersendiri bagi penggemar sepak bola. Baik perihal di dalam maupun di luar lapangan, sepak bola 90-an menghadirkan momen-momen berkesan dan ikonik serta menawarkan keseruannya sendiri. Sejalan dengan minatnya sebagai jurnal sepak bola nostalgia, The Soccer Tribune berkolaborasi dengan Binatang Press! untuk merilis seri publikasi Sepak! #01: A-Z Gila Bola 90an untuk menggambarkan keseruan sepak bola pada periode tersebut. Seri perdana ini menyajikan kumpulan cerita para pemain, tim, dan ajang top pada saat itu yang diurutkan secara abjad.

Ilham Saputra dari The Soccer Tribune dan penulis terbitan ini mengatakan bahwa proyek kolaborasi ini datang dari Binatang Press!. Tak melewatkan kesempatan, The Soccer Tribune mengiyakan ajakan tersebut. Soal ide untuk mengangkat sepak bola 90-an sebagai tema publikasi ini, Ilham menjelaskan bahwa topik pembahasan publikasi ini merupakan turunan yang sudah The Soccer Tribune banyak bahas di Instagram, yaitu sepak bola 90-an. “Kami coba memperkenalkan dulu dari awal. Simpel-simpel aja dulu, enggak terlalu berat. Temanya perkenalan dengan sepak bola 90-an dengan format A to Z biar lebih menarik dan bisa menghibur, lah,” Ilham menjelaskan soal konsep publikasi ini.

Untuk membuat visual menjadi lebih menarik dan memperkuat karakter 90-an publikasi ini, The Soccer Tribune dan Binatang Press! mengundang ilustrator sekaligus penggemar berat sepak bola, Lutfi Aufar, untuk mengerjakan ilustrasi pada Sepak! #01. Di luar wawasannya soal sepak bola, melibatkan Lutfi adalah pilihan yang tepat, mengingat gaya ilustrasinya yang banyak terpengaruh oleh gaya 90-an. “Dari mereka [The Soccer Tribune dan Binatang Press!] pun udah ngasih kerangka buat visualnya. Dari situ gue langsung ngerjain se-wild dan sekeluarnya gue. Dari kerangka itu pun mereka ngebebasin banget. Jadi gue ngerjainnya lepas aja, sih,” Lutfi menjabarkan proses kerjanya.

Zoom

Diproduksi dengan menggunakan metode cetak risograph, ilustrasi yang dibuat Lutfi awalnya berbentuk sketsa hitam putih. Lutfi menjelaskan, “Jadi gue awalnya ngasih cuma sketch pose hitam putih. Binatang Press! present ke TST [The Soccer Tribune] terus mereka approved. Terus gue lanjutin lagi ke shading dan gue tambahin beberapa elemen gitu. Setelah sketch baru decide warna [tinta]. Warna fully dari Binatang Press!.”

Dzulfiqar Nainggolan dari Binatang Press! sekaligus desainer publikasi ini, mengatakan, “Buat pemilihan warna, kami sesuaikan dengan tinta RISO yang kami. Tapi soal pemilihan warna itu sendiri, kami pilih dari tinta RISO yang kami punya, lalu mencari kombinasi apa yang bener-bener nge-represent sepak bola 90s, nih. Terutama feel retro dan sporty-nya kerasa banget lah. Warna hitam sudah pakem banget, nih, karena jaman dulu orang-orang pada pake outline hitam. Outline yang bold itu nge-represent 90s banget.” Ia menambahkan, “Lalu kombinasi merah dan biru itu bener-bener nge-compliment banget dan ngebawa era 90-an ini ke dalam bukunya.”

Walaupun periode 90-an menjadi tema besar, Dzulfiqar menjelaskan bahwa publikasi ini mencoba menggabungkan kesan retro dengan karakter kontemporer melalui tata letak. Dari referensi majalah dan publikasi cetak lama soal sepak bola, Dzulfiqar menemukan banyaknya penggunaan border. “Menurut kami, border itu sendiri graphic element yang bisa represent si sepak bola 90s itu sendiri. Tapi, kami mau ubah yang retro ini jadi kontemporer. Biar enggak terlalu teriak 90-an. Yang kami bawain itu lebih modern, tapi orang tetap ngerasa feel retro 90-an," Dzulfiqar menuturkan.

Heru Admadja dari The Soccer Tribune dan penulis Sepak! #01 mengatakan, “Kayanya masyarakat Indonesia udah kangen banget sama publikasi bola, deh. Boleh dibilang olahraga sebesar ini, belum ada sesuatu hal yang bisa dipegang dan dibaca ringan. Kayanya dengan sendiri orang akan tertarik tiba-tiba ada buku bola. Terutama untuk angkatan-angkatan sekarang yang boleh dibilang haus akan visual. Semestinya itu akan terbayar dengan ilustrasinya Lutfi.” Ilham juga menambahkan bahwa publikasi ini diharapkan dapat diterima oleh lebih banyak kalangan dan menjadi pemicu semakin banyaknya publikasi terkait sepak bola. Tak hanya itu, dipenuhi dengan visual, Ilham berharap buku ini dapat memancing ilustrator lokal yang gemar membuat karya soal sepak bola untuk semakin berani unjuk gigi dan mendapatkan platform untuk berkarya—yang menurutnya jumlahnya tidak sedikit.

Dengan tulisan yang ringan dan ilustrasi yang khas, Sepak! #01 menjadi ajang bernostalgia sepak bola 90-an. Kisah soal kejayaan AC Milan, profil Pierluigi Collina, sampai pembahasan soal turnamen yang nyaris dilupakan Tournoi de France bak mesin waktu yang menarik ingatan para penggila bola kembali ke periode tersebut. Di sisi lain, kumpulan tulisan yang selektif pada publikasi ini dapat pula menjadi pintu untuk mengenal sepak bola 90-an bagi penggemar sepak bola baru atau generasi masa kini.

Slide-1
Slide-2
Slide-3
Slide-4
Slide-5
Slide-6
Slide-7
Slide-8
About the Author

Daud Sihombing

Daud Sihombing has been writing professionally for the past 9 years. This fervent alternative publishing enthusiast prefers his quaint little town over the hustle and bustle of the city and doesn't let sleep stop him from watching every single AS Roma match.